Festival Future Leader by XL

Manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin di Bumi. Itulah pepatah yang sudah seringkali kita dengar selama kita belajar berkehidupan yang baik. Tak hanya selama belajar kehidupan kita mendengarnya, akan tetapi pada pendidikan kepemimpinan sudah seringkali kita dengar pepatah itu. Pendidikan kepemimpinan, tidak hanya pembelajaran yang sudah seringkali kita dapatkan seperti pembelajaran seven habits, akan tetapi event-eventyang diadakan oleh pihak ekstern pun juga, seperti Festival Future Leaders yang diselenggarakan oleh XL  kemarin (18/01).

Festival Future Leaders adalah ajang lomba program-program menarik dan unggul  yang dilakukan oleh OSIS masing-masing sekolah tingkat Jawa Timur. Acara ini diadakan di Gedung Konferensi C Universitas Airlangga Surabaya oleh XL. Sebelumnya, para peserta  termasuk OSIS SMAN 10 Malang mengikuti seleksi tahap pertama yakni pengiriman program-program unggul via online yang akan diambil 50 terbaik dari 2500-an pengirim, OSIS SMAN 10 Malang masuk 50 terbaik,  sehingga mereka mengikuti tahap akhir berupa presentasi program.

Festival-Future-Leader

“Perasaan saya waktu itu nervous sekali karena SMAN 3 Malang yakni teman satu kota, memiliki presentasi program yang sangat baik menurut saya, tapi pada saat saya bersama Damar maju ke depan, saya merasa percaya diri karena Juri sangat antusias dan tertarik pada program-program yang kita presentasikan.” Ujar handy, Ketua OSIS SMAN 10 Malang Kampus 2. Program-progam OSIS SMAN 10 Malang memang cukup banyak dan menarik-menarik, akan tetapi OSIS SMAN 10 Malang hanya memilih tiga program terbaik yakni Community Service, YEP (Youth Entrepreneurship Program),  Konferensi Ketua OSIS se-Kota Malang. “Kami memilih tiga program itu, karena yang pertama comserv adalah program yang memberikan distribusi langsung kepada masyarakat secara rutin yakni tiap hari Sabtu, yang kedua kami memilih Konferensi Ketua Osis se-Kota Malang, karena menurut SMAN 3 Malang, selama ini organisasi perkumpulan ketua OSIS Kota Malang sudah mati selama tiga tahun, untuk itu perlu diaktifkan kembali karena sewaktu-waktu kita bakalan butuh pihak ekstern untuk mengembangkan program-program kita, yang ketiga kita memilih YEP karena program ini selain memiliki tujuan utama dibidang kewirausahaan juga keorganisasian, kebersamaan, dan kekeluargaan yang dibutuhkan oleh para pemimpin. ” Ujar Damar Dayu, Ketua II  OSIS SMAN 10 Malang Kampus 2.

Seusai presentasi, acara berikutnya yakni sosialisasi kepemimpinan dengan penanaman nasionalisme oleh CEO XL,  Bapak Hasnul. “Perwujudan paling sederhana dari nasionalisme yaitu apakah anda mempunyai playlist lagu Indonesia raya di handphone anda atau tidak, hahahahaha.” canda Bapak Hasnul  saat sosialisasi berlangsung.  “nasionalisme adalah cinta tanah air, perwujudan cinta tanah air bisa apapun, salahsatunya menekuni profesi, seperti Bapak hasnul telah menekuni profesinya sebagai CEO XL yang berkompeten kepada CEO XL di luar negeri demi mengharumkan negeri sendiri, untuk itu bagaimana kita sebagai siswa dapat menekuni profesi kita untuk negeri kita sebagai wujud nasionalisme.” Ujar Junita Sari, pengurus OSIS SMAN 10 Malang kampus 2. Memang benar, nasionalisme perlu diwujudkan dari hal-hal yang sederhana agar mampu mengakar demi kebaikan generasi berikutnya.

Setelah semua susunan acara telah dilakukan, saat yang ditunggu-unggu pun datang yakni pengumumaman pemenang. SMAN 10 pun disebutkan pertama oleh Sang MC sebagai The 5th Winner of Festival Future Leaders, mendapatkan  sertifikat dan hadiah 50% scholarship dari UBT yakni manajemen Internasional. (yun)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *