Arus globalisasi terus membawa dampak positif maupun negatif bagi generasi bangsa Indonesia. Salah satu dampak positif asal benua Eropa tersebut adalah modern dance yang beraliran hip-hop. Modern dance adalah gerakan kontemporer yang mengikuti arus perkembangan musik modern tanpa terikat aturan. Perbedaan modern dance dan traditional dance terletak pada jenis musik dan gerakan traditional dance yang menunjukkan ciri kekhasan daerah sedangkan modern dance lebih kepada kepribadian seniman.

Nalatic Squad, tim modern dance asal SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur berusaha membanggakan nama sekolah melalui sebuah gerakan kontemporer yang dinamis dan semangat. Tim yang terdiri dari Frisica, Febri, dan Hilda membawa prestasi dari Universitas Widyagama Malang sebagai juara harapan dua tingkat SMA Se-Kota Malang. Dengan kegigihan dan kerja sama akhirnya usaha keras mereka membuahkan hasil yang mengharumkan nama sekolah. Sebelumnya Nalatic Squad di hari yang sama pada (30/04) juga mengikuti kompetisi di Universitas Machung kategori umum yang mencakup berbagai tim-tim hebat yang ada di Malang. Namun ajang kompetisi di Universitas Machung belum membuahkan hasil.

Dibalik prestasi yang membanggakan ada tantangan yang harus dilewati. Salah satunya adalah kendala yang mereka hadapi selama latihan terutama dalam hal tranportasi karena letak sekolah terlalu jauh dari studio dance. Tantangan itu berhasil dilewati secara mulus meskipun harus mengorbankan waktu belajar dan istirahat. Hal itu menyebabkan mereka harus mengejar ketertinggalan pelajaran dan melakukan ulangan susulan.

“Hidup selalu dihadapkan pada pilihan. Begitu juga dengan cita, kelak setiap orang akan memilih tempat untuk meraih mimpi. Jika takut berpindah dari zona nyamanΒ  maka mimpi pun akan jauh dari genggaman. Keluar dan menghadapi tantangan adalah bukti bahwa kita bisa mengalahkan ketakutan. Jadilah seorang pejuang mimpi”. (/nqn)

By admin