Kejutan Istimewa Saat Gladi Bersih Sang Generasi Penerus

 

Sabtu sore (07/05) dilaksanakan gladi bersih acara pelepasan atau yang biasa disebut graduasi untuk siswa-siswa SMAN 10 Malang Leadership Academy batch 2. Seluruh wisudawan-wisudawati, para panitia, dan pengisi acara berangkat menuju Graha Kartika yang menjadi lokasi graduasi tahun ini. Sekolah menyediakan 2 bis pariwisata, 1 bis sekolah, dan 1 travello sekolah untuk eberangkatan gladi bersih tersebut. Seluruh pihak yang terlibat dalam graduasi tersebut berangkat pada pukul 15.15 WIB.

Aku Lulus...

            Sesampainya di lokasi, panitia, pengisi acara, dan wisudawan-wisudawati melakukan tugasnya masing-masing. Antara lain mengangkati barang-barang yang dibutuhkan, koordinasi dengan guru maupun kakak kelas XII hingga koordinasi ulang dengan pihak hotel. Tim choir dan tari juga melakukan latihan sendiri-sendiri, begitu pula dengan kakak kelas XII yang menyiapkan barisan, tempat duduk, dan latihan berjalan.

Tepat pukul 17.30 WIB seluruh pihak yang ada di dalam gedung dipersilahkan untuk istirahat, sholat, dan makan terlebih dahulu. Pure gladi bersih dilaksanakan mulai pukul 18.00 WIB hingga  21.15 WIB. Perlu diketahui bahwa kegiatan terakhir gladi bersih malam itu adalah persembahan dari wisudawan wisudawati. Akan tetapi, ada yang berbeda. Para calon alumnus ini tidak diperkenankan meninggalkan panggung terlebih dahulu. Mimik wajah shock dan bingung pun tergambar di raut muka letih mereka. Gerutu kebingunganpun sayup-sayup keluar dari mulut mereka.

Tak lama kemudian, Ibu Novi Fajarini meminta bantuan beberapa panitia untuk membagikan map ijazah merah ke masing-masing pemiliknya. Semua kakak Leadership Academy angkatan 2 tersebut dilarang keras membuka map tersebut sebelum ada perintah dari Ibu Novi. Perasaan gelisahpun makin bertambah di dada mereka. Beberapaa menit kemudian, semua telah mendapatkan mapnya sendiri-sendiri. Ibu Novi pun menghitung mundur untuk mengaba-abai kakak kelas XII membuka map tersebut.

“Tiga… Dua… Satu….” ucap Ibu Novi dengan suara yang lantang.

Blarr!!

Lulus...

            Semua map pun terbuka. Ada beberapa tulisan yang harus mereka baca. Tak lama kemudian… teriakan pun keluar dari mulut mereka. Peluk bahagiapun menyelimuti panggung tersebut. Semua berpelukan. Haru bahagia melengkapi suasana malam itu. Di dalam map tersebut terdapat tuisan “Aku lulus”, “Kamu lulus” dan “Kami lulus”. Seluruh Leadership academy batch 2 telah menerima berita kelulusan malam itu. Bau-bau perpisahan makin dekat tercium. Angin pengantar perjuangan selanjutnya mulai berhembus pelan menembus kulit ari siapapun yang bernyawa. Hanya tinggal menunggu hari esok. Akan terlihat bukti dari perjuangan mereka selama ini. Esok, akan terlihat dengan mata ini bagaimana raut wajah puas, haru, dan bahagia atas hasil yang akan mereka terima.

“Esok bukanlah akhir segalanya. Esok adalah langkah awal menuju perjalanan hidup yang sesungguhnya. Dan besok adalah momen dimana tatapan kepercayaan akan diberikan secara tulus dan penuh harap dari kakak-kakak LA 2 pada adik-adik mereka LA 3 dan LA 4. ”

Kami akan terus mengingat kakak, karena kami tau kakak tidak pernah pergi. Kakak tetap di sini. Tetap di hati ini. Kak,… Doakan kami agar kami dapat meneruskan langkah perjuangan kakak. Terima kasih atas segala bimbingan dan kasih sayang yang telah kakak berikan. Dan kami haturkan permohonan maaf atas segala kesalahan dan jasa yang tidak bisa kami balas. Terima kasih kak… (amn)

By