Santuni Anak Yatim di Tahun Baru Islam

1437 H

Pada tanggal 6 November 2015 lalu, BDI SMAN 10 Malang mengadakan sebuah acara untuk memperingati tahun baru Islam 1437 Hijriah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini SMAN 10 juga mengundang adik-adik yatim piatu dari sekitar daerah Wonokoyo, diharapkan peringatan kali  ini bisa menambah rasa bersyukur siswa serta warga sekolah lainnya dan di tahun baru ini kita bisa berbuat yang lebih baik daripada sebelumnya.

Peringatan Tahun Baru Islam 1437 H

Acara tersebut cukup hikmat diawali dengan penampilan Al-Banjari BDI SMAN 10 Malang. kemudian sambutan dari ketua pelaksana dan kepala sekolah. Setelah itu juga ada penampilan banjali BDI SMAN 10 Malang untuk yang ke dua kalinya. Dilanjutkan penampilan dari anak anak yatim piatu, yaitu Salsabila yang membacakan puisi dan Mutmaimah serta Ana Mardiana yang membacakan ayat suci Al-Qur’an dan terjemahnya. Acara selanjutnya adalah mendengarkan tausiah dari Ustadz Rianto, beliau menganggkat judul 4 tanda kesuksesan. Setelah tausiahnya selesai Bapak Kepala SMAN 10 Malang Drs. Tri Suharno, M.Pd serta Pak Rahmat selaku guru agama Islam memberikan satunan kepada anak-anak yatim piatu tersebut.

Pemberian Santunan Untuk Anak Yatim

Tiba saatnya lomba antar kelas yaitu lomba menirukan ustadz atau ustadzah, semua peserta mengenakan baju yang hampir sama dengan tokoh yang mereka bawakan, serta mereka bertingkah sesuai ustad atau ustadzah yang mereka bawakan saat memberi tausiah di atas panggung. Setelah beberapa peserta tampil kini saatnya pembacaan pemenang dan pembagian hadiah. Untuk lomba foto selfi di menangkan XI IPA 2, juara dua kelas XII IPS 3 dan juara terbaiknya XI MIA 1. selanjutnya untuk lomba menirukan ustad dan ustadzah di menangkan oleh kelas 12 IPA 2, juara 2 kelas X F I, dan juara 3 kelas XI IPA 2. Setelah pembacaan pemenang tersebut acara di akhiri dengan doa.

By