Upacara Hari Pahlawan

 

Hari Ini Selasa 10/11/2015 adalah Hari Pahlawan, SMAN 10 Malang menggelar upacara untuk memperingatinya. Upacara dimulai pukul 7.00, sebelum upacara, terdapat penyerahan piala prestasi dari siswa kepada sekolah yang langsung diterima oleh Bapak Tri Suharno selaku Kepala Sekolah, beliau juga memberi hadiah sebagai bentuk apresiasi dari sekolah. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi seluruh prestasi dari siswa dan berharap siswa lainnya terus mengembangkan potensi diri dan berprestasi.

Bapak Kepala SMAN 10 Malang menyerahkan hadiah apresiasi atas prestasi siswa

Selanjutnya barulah memasuki acara upacara peringatan Hari Pahlawan. Upacara ini berlangsung khidmat dan kondusif, saat amanat Ibu Endang Setyoningsih menyampaikan beberapa pesan diantaranya agar kita semua meneladani perjuangan dari para pahlawan karena bangsa yang besar dalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Selain itu menurut beliau kita juga dapat menjadi pahlawan masa kini yaitu dengan mengukir prestasi sebanyak banyaknya untuk mengharumkan nama sekolah.

Upacara Bendera Hari Pahlawan Tahun 2015

Ibu Endang juga membacakan sambutan dari Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawangsa yang berisi bahwa peringatan Hari Pahlawan kali ini mengambil tema “Semangat kepahlawanan adalah jiwa ragaku” dengan tujuan menginternalisasi nilai kepahlawanan kedalam sanubari anak bangsa yang paling dalam untuk meneladanisifat kepahlawanan yaitu rela berkorban, tanpa pamrih, bekerja keras, jujur, berani demi kebenaran, dan patriotik karena tantangan Bangsa Indonesia kedepan yang semakin besar.

Sosialisasi BNN Kota Malang - Gerakan Anti Narkoba

Amanat upacara pun selesai dan acara berlanjut, setelah upacara berakhir terdapat sambutan dari perwakilan BNN Kota Malang yang berisi tentang himbauan agar pelajar selalu menjauhi narkoba dan tidak sekali pun mencobanya karena sekali mencoba narkoba maka masa depan diri sendiri akan hancur selain itu kita adalah masa depan Bangsa Indonesia yang harus berkualitas, jika pelajar mencoba narkoba maka bukan tak mungkin masa depan Bangsa Indonesia juga akan hancur.

Akhirnya, upacara pun selesai dan siswa-siswi kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. (tuf)

By